Minggu, 20 Januari 2019
Uncategorized

Ketua DPRD Nias Barat Dievakuasi Melalui Perahu Karet Usai Mengikuti Rapat Ya’ahowu Nias Festival Di Nisel

Foto: Ketua DPRD Nias Barat ketika dievakuasi melalui perahu karet di Nias Selatan
481views

Nias Selatan, GlobalniasIndocom

Usai mengikuti agenda rapat persiapan panitia Ya’ahowu Nias Festival di Rumah Dinas Bupati Nias Selatan (Nisel), Ketua DPRD Nias Barat beserta rombongan lainnya turut dievakuasi melalui perahu karet milik BPBD Nias Selatan pada Jumat sore (02/11/2018).

Ketua DPRD Nias Barat Ir. Nitema Gulo beserta rombongan terpaksa dievakuasi melalui sarana transprtasi perahu karet ketika hendak pulang menuju Nias Barat, kejadian ini akibat luapan air setinggi kisaran 1 meter lebih disepanjang ruas jalan Nasional sekitar kilometer 2,5 sampai kilometer 3,2 (jalan Saonigeho – Telukdalam).

Untuk mempermudah penyeberangan bagi pengguna badan jalan di area luapan air khususnya di sepanjang ruas jalan kilometer 3 sekitar lokasi jembatan yang juga sedang dibangun saat ini, oleh Personil Dinas Perhubungan Nias Selatan dan TNI Angkatan Laut Nias Selatan turut serta membantu dan memfasilitasi masyarakat dengan mempergunakan perahu karet milik BPBD Nias Selatan, Personil Satlantas Polres Nias Selatan juga turut mengarahkan para pengguna kendaraan di lokasi itu.

Peristiwa luapan air bandang yang disebabkan oleh hujan deras sejak pagi hingga siang hari itu mengakibatkan aktifitas masyarakat terganggu bahkan berkisar ratusan rumah warga ikut tergenang dengan ketinggian air berkisar 60 cm hingga 1 meter.

Selain lokasi tersebut, luapan air juga terjadi di ruas jalan Diponegoro depan kantor Kejaksaan Negeri Nias Selatan dan sekitarnya serta sejumlah titik rawan lainnya di wilayah Ibukota Kabupaten Nias Selatan (Telukdalam), Provinsi Sumatera Utara.

Menurut pengakuan sejumlah warga menyebutkan bahwa kejadian ini merupakan luapan air terbesar dari beberapa tahun sebelumnya di wilayah Ibukota Nias Selatan (Telukdalam) dan sekitarnya.

Atas peristiwa ini tidak ada korban jiwa, kerugian yang dialami warga masih belum diketahui .
(Red/Lase)

Lewat ke baris perkakas