Minggu, 20 Januari 2019
Ekonomi

Konsultan Pengawas Jarang Di Proyek Pasar Bertingkat Pasir Putih, Dinas Perindag Nisel Supaya Campur Tangan

Foto: Pembangunan Pasar Bertingkat di Pasir Putih, Kelurahan Pasar Telukdalam, Telukdalam,Nais Selatan
158views

Nias Selatan, GlobalniasIndocom

Konsultan Pengawas terlihat kurang pro aktif pada pengawasan pekerjaan pembangunan gedung Pasar Korea yang berlokasi di Lingkungan VI Pasir Putih, Kelurahan Pasar Telukdalam, Kecamatan Telukdalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, ada apa dibalik itu …?

Pantauan media Globalnias Indocom selama ini di lokasi bahwa Konsultan Pengawas jarang melakukan pengawasan selama pekerjaan berlangsung, meski terkadang konsultan pengawas terlihat di lokasi proyek hanya untuk mengambil dokumen foto kemudian langsung pergi dan meninggalkan proses kegiatan pekerjaan.

Seperti pada Senin(19/10/2018) dari pagi sampai siang Konsultan Pengawas tidak terlihat melakukan pengawasan pada saat kegiatan pekerjaan sedang berlangsung.

Biaya untuk pelaksanaan pengawasan tersebut bersumber dari uang negara, yang diambil dari persentase pagu dana proyek , namun sangat sia – sia kalau realitas pengawasan lapangan hanya berupa simbolis pemenuhan kelengkapan administrasi.

Mengapa tindakan pengawasan lapangan terkadang hanya berupa simbolis… ?, ada dua alternatif dugaan kelemahan pihak perusahaan Jasa Konsultan Pengawas yakni, “diduga kurangnya personil lapangan atau diduga adanya indikasi main mata dengan oknum pelaksana proyek”.

Kuantitas dan kualitas proyek DAK tahun 2018 yang mempunyai pagu dana sebesar 820 Juta Rupiah dan dilaksanakan oleh CV. Usaha Belajar Mandiri ini sangat berpengaruh pada tingkat pengawasan di lapangan oleh pihak konsultan pengawas.

Untuk mencegah penghamburan uang negara akibat kuantitas serta kualitas bangunan pemerintah karena lemahnya pihak oknum Konsultan Pengawas dihimbau agar Pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Kepala Dinas Perindag Nias Selatan dapat melakukan pengawasan secara langsung selama proses kegiatan pekerjaan berlangsung sampai selesainya bangunan tersebut.

Lokasi pertapakan pembangunan gedung pasar yang di desain bertingkat ini terletak di daerah kondisi tanah rawa – rawa , dimana menurut pengalaman warga setempat bahwa tanah keras di daerah ini pada kedalaman minimal 3 meter.
Dikhawatirkan, lagi pula penimbunannya baru saja dilakukan belum lama ini dengan bahan material dari tanah tanpa mempergunakan alat berat untuk pemadatan.

Kemudian pada timbunan yang dilakukan dengan memakai tenaga manusia atau secara manual ini langsung didirikan bangunan bertingkat tersebut tanpa menunggu lebih lama guna pemadatan tanah lokasi itu.
(Red)

Lewat ke baris perkakas