Minggu, 20 Januari 2019
Nasional

PERANG DAGANG AS, MENKEU CERMATI EKONOMI CHINA

53views

Jakarta, GlobalniasIndocom
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan mecermati situasi ekonomi China terutama terkait kebijakan Negeri Tirai Bambu itu ditengah dinamika perang dagang yang sedang terjadi saat ini.
Perkembangan China sebagai negara ekonomi kedua dunia ditekan Amerika Serikat (AS) dalam perang dagangnya, dinamika inilah yang harus kita waspadai, bagaimana China menjaga stabilitas perekonomiannya, kata Sri Mulyani.
Pada seminar nasional yang diselenggarakan Apindo dan Kadin Indonesia di Jakarta, Jumat (14/09/2018), mantan pelaksanan Bank Dunia tersebut menjelaskan, kejadian krisis keuangan Asia pada tahun 1997 – 1998, China pada saat itu membiarkan nilai tukar renminbi stabil. Hal tersebut menyebabkan renminbi relatif lebih mahal dibandingkan nilai tukar mata uang regional yang terdepresiasi.
“Jadi kalau sesuatu terjadi dengan perekonomian China, dengan sendirinya tidak hanya Indonesia, tetapi seluruh dunia akan terkena dampak”. Spilover inilah yang menjadi perhatian. Tidak ada yang akan menang, dalam perang dagang semacam ini semuanya akan mengarah pada pemburukan ekonomi global, ujar menteri keuangan.
Ia berharap pertemuan tahunan IMF Bank Dunia yang akan digelar di Bali pada tanggal 12 – 14 Oktber 2018 dapat mempertemukan para menteri keuangan negara – negara peserta untuk mendiskusikan hal ini.
Sri Mulyani juga mengingatkan, dalam situasi seperti ini, Indonesia perlu memperhatikan 4 pilar ekonomi yaitu moneter, fiskal, kegiatan ekonomi dan neraca pembayaran.
(Arif)

Lewat ke baris perkakas